Pendampingan admin tracert study dalam mengisi data tracert study pada aplikasi SIJAMU
Baubau, [17 Juni 2026] - Dalam upaya meningkatkan kualitas data dan kepatuhan terhadap standar mutu, Lembaga Pelaporan dan Pengembangan Sistem Informasi (LPPSI) Universitas Muhammadiyah Buton menggelar kegiatan pendampingan pengisian data tracer study pada aplikasi SIJAMU. Kegiatan yang berlangsung pada hari ini di ruangan LPPSI ini merupakan langkah strategis untuk memastikan akurasi dan kelengkapan data lulusan sebagai bagian dari Sistem Penjaminan Mutu Internal (SPMI) universitas.
Aplikasi SIJAMU (Sistem Informasi Jaminan Mutu) merupakan platform terintegrasi yang dikelola di bawah naungan Lembaga Penjaminan Mutu (LPM). Salah satu fitur utamanya adalah menu tracer study, yang berfungsi sebagai instrumen untuk melakukan pelacakan terhadap alumni. Fitur ini memungkinkan pembuatan berbagai macam survei, pengolahan data hasil survei, serta pemantauan secara berkala. Data yang dihimpun melalui tracer study sangat krusial, tidak hanya untuk mengetahui penelusuran karir lulusan, tetapi juga sebagai indikator penting dalam evaluasi kurikulum dan pencapaian standar kompetensi lulusan sebagaimana diamanatkan dalam SPMI.
Kegiatan pendampingan yang difasilitasi oleh tim LPPSI ini difokuskan pada pemberian panduan teknis kepada para admin dalam mengoperasikan menu tracer study. Pendampingan mencakup tata cara pembuatan dan publikasi survei, metode penginputan data alumni yang valid, serta teknik monitoring dan analisis data hasil survei. Hal ini sejalan dengan visi LPPSI sebagai lembaga yang unggul dalam penyediaan data dan informasi untuk mendukung proses menuju universitas yang unggul.
Kepala LPPSI, [Muhammad Awaluddin, M.Kom], menyampaikan bahwa pendampingan ini sangat penting untuk memastikan bahwa setiap unit dapat memanfaatkan fitur SIJAMU secara optimal. "Dengan data tracer study yang akurat dan tepat waktu, kita dapat mengukur ketercapaian lulusan serta melakukan perbaikan mutu secara berkelanjutan. Ini adalah bagian dari komitmen kita untuk membangun budaya mutu di Universitas Muhammadiyah Buton," ujarnya. Digitalisasi layanan melalui aplikasi seperti SIJAMU dan SIPENMAS merupakan langkah nyata universitas dalam meningkatkan tata kelola yang modern, efektif, dan transparan.
Dengan terselenggaranya pendampingan ini, diharapkan seluruh admin di lingkungan Universitas Muhammadiyah Buton dapat lebih terampil dan konsisten dalam mengelola data tracer study, sehingga data yang dihasilkan dapat menjadi acuan yang kredibel bagi pengambilan kebijakan di tingkat program studi hingga universitas.