UM Buton
LPPSI dan LPPM UM Buton Gelar FGD (Focus Group Discussion) terkait SIPENMAS Versi 2.0 untuk Optimalisasi Layanan Penelitian dan Pengabdian

LPPSI dan LPPM UM Buton Gelar FGD (Focus Group Discussion) terkait SIPENMAS Versi 2.0 untuk Optimalisasi Layanan Penelitian dan Pengabdian

03 Jul 2026 Administrator

Baubau, 3 Juli 2026 – Lembaga Pelaporan dan Pengembangan Sistem Informasi (LPPSI) Universitas Muhammadiyah Buton (UM Buton) menyelenggarakan kegiatan bimbingan teknis (bimtek) penggunaan Sistem Informasi Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (SIPENMAS) versi 2.0. Kegiatan yang berlangsung pada hari Jumat tanggal 3 juli 2026 ini menghadirkan para admin SIPENMAS sebagai peserta untuk menerima pemaparan mengenai fitur-fitur terbaru dari sistem yang dikembangkan oleh LPPSI.

         SIPENMAS merupakan aplikasi yang dikembangkan oleh LPPSI di bawah kepemimpinan Ketua LPPSI, Muhammad Awaluddin, M.Kom, untuk mendukung kinerja Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) UM Buton. Sistem ini dirancang sebagai platform digital yang mengelola seluruh alur pengajuan, pelaksanaan, hingga pelaporan kegiatan penelitian dan pengabdian dosen di lingkungan Universitas Muhammadiyah Buton.

         Pemaparan dalam FGD ini difokuskan pada pengenalan antarmuka dan fitur SIPENMAS versi 2.0 yang diklaim lebih komprehensif dan detail dibandingkan versi sebelumnya. Ketua LPPSI, Muhammad Awaluddin, M.Kom, menyampaikan bahwa pengembangan versi 2.0 bertujuan untuk menjawab kebutuhan administrasi yang semakin kompleks serta menyederhanakan alur kerja para admin.

         "Kami menghadirkan versi 2.0 dengan fitur yang lebih lengkap untuk menjawab kebutuhan administrasi yang semakin kompleks serta menyederhanakan alur kerja para admin. Selain itu, dari sisi dosen selaku pengguna, alur pengajuan penelitian dan pengabdian juga kami perjelas agar lebih transparan dan terarah, dan di sisi reviewer dapat  memberikan rating atau skor penilaian secara terstruktur" ujar Muhammad Awaluddin. Hal ini sejalan dengan komitmen LPPSI untuk terus menyempurnakan sistem manajemen database guna memenuhi standar mutu pendidikan secara daring.

         Salah satu pembaruan signifikan pada SIPENMAS versi 2.0 adalah penguatan peran reviewer dalam proses penilaian usulan. Pada versi terbaru ini, setiap reviewer yang ditunjuk oleh LPPM dapat mengakses usulan penelitian dan pengabdian yang masuk secara daring. Reviewer tidak hanya dapat memberikan komentar dan saran perbaikan terhadap substansi usulan, tetapi juga memberikan rating atau skor penilaian secara terstruktur melalui rubrik yang telah disediakan oleh sistem. Fitur ini memungkinkan proses penilaian berjalan lebih objektif, terukur, dan terdokumentasi dengan baik, sehingga hasil akhir dapat dipertanggungjawabkan secara akademik.

         Dengan adanya mekanisme penilaian dari reviewer tersebut, LPPM dapat memperoleh rekomendasi yang lebih akurat dalam menentukan usulan mana yang layak untuk didanai atau dilaksanakan. Di sisi lain, dosen sebagai pengusul juga dapat melihat secara transparan masukan dari reviewer sebagai bahan perbaikan bagi usulan mereka.

         SIPENMAS versi 2.0 hadir sebagai penyempurnaan dari sistem yang sebelumnya telah diluncurkan pada Maret 2024. Dalam rapat-rapat pengembangan sebelumnya, LPPM dan LPPSI telah menyepakati sejumlah penambahan fitur, seperti menu pengajuan hibah bersaing, skema hibah internal untuk kenaikan jabatan akademik, serta integrasi rubrik penilaian reviewer.

         Dengan adanya bimbingan teknis ini, para admin diharapkan mampu mengoperasikan sistem secara optimal sehingga pelayanan di bidang penelitian dan pengabdian kepada masyarakat di UM Buton dapat berjalan lebih efektif, efisien, dan akuntabel.